Pemekaran Kabupaten Tapanuli TengahFeatured Post

Tuesday, 23 April 2013

Pemekaran Kabupaten Simalungun (The Division of Kabupaten Simalungun)

PEMEKARAN KABUPATEN SIMALUNGUN
(The Division of Kabupaten Simalungun)
By: Wendy Hutahaean


Kabupaten Simalungun nowadays consists of 31 districts (kecamatan). It makes the activities of development in the area can not be focused. When the capital of Kabupaten Simalungun move from Kota Pematang Siantar to Raya (Sondi Raya), the people who live far from Raya especially people around Bandar and around Tanah Jawa, have difficulties to do their business in Raya which has a long distance. The best solution to develop Simalungun area is by dividing them into some regency (kabupaten). It will make the people will be served efficiently and they can feel an equality of developmet.

Kabupaten Simalungun saat ini terdiri dari 31 kecamatan. Hal ini membuat pembangunan di daerah tersebut kurang terfokus. Ketika ibukota Kabupaten Simalungun dipindahkan dari Kota Pematang Siantar ke Raya (Sondi Raya), masyarakat yang tinggal jauh dari Raya seperti masyarakat di sekitar wilayah Bandar ataupun di sekitar Tanah Jawa mengalami kesulitan saat berurusan di Raya yang berjarak sangat jauh. Solusi terbaik untuk membangun daerah Simalungun adalah dengan memekarkannya menjadi beberapa kabupaten. Hal ini akan membuat pelayanan terhadapa masyarakat menjadi lebih efisien dan pembangunan lebih merata.


Traditional Clothes of Batak Simalungun

A. Kabupaten Simalungun Saat Ini (Kabupaten Simalungun Nowadays)

Saat ini, kabupaten Simalungun terdiri dari 31 kecamatan, yaitu:


1.    Kec. Raya, ibukota di Sondi Raya
2.    Kec. Raya Kahean, ibukota di Sindar Raya
3.    Kec. Silau Kahean, ibukota di Nagori Dolok
4.    Kec. Dolog Silau, ibukota di Saran Padang
5.    Kec. Silimakuta, ibukota di Silimakuta
6.    Kec. Pematang Silima Huta, ibukota di Mardinding
7.    Kec. Panei, ibukota di Panei Tongah
8.    Kec. Panombeian Panei, ibukota di Bosar/ Marjandi
9.    Kec. Siantar, ibukota di Siantar Estate
10. Kec. Girsang Sipangan Bolon, ibukota di Parapat
11. Kec. Sidamanik, ibukota di Sidamanik
12. Kec. Pematang Sidamanik, ibukota di Pematang Sidamanik
13. Kec. Dolog Pardamean, ibukota di Tigaras
14. Kec. Haranggaol Horisan, ibukota di Haranggaol
15. Kec. Purba, ibukota di Pematang Purba
16. Kec. Dolog Panribuan, ibukota di Bandar Dolok
17. Kec. Jorlang Hataran, ibukota di Tiga Balata
18. Kec. Tanah Jawa, ibukota di Pematang Tanah Jawa
19. Kec. Jawa Maraja Bah Jambi, ibukota di Jawa Maraja
20. Kec. Hutabayu Raja, ibukota di Dolok Sinumbah
21. Kec. Bosar Maligas, ibukota di Bosar Maligas
22. Kec. Ujung Padang, ibukota di Ujung Padang
23. Kec. Hatonduhan, ibukota di Tonduhan
24. Kec. Bandar, ibukota di Perdagangan I
25. Kec. Pematang Bandar, ibukota di Pematang Bandar
26. Kec. Bandar Marsilam, ibukota di Bandar Masilam
27. Kec. Bandar Huluan, ibukota di Laras
28. Kec. Gunung Malela, ibukota di Bangun
29. Kec. Gunung Maligas, ibukota di Hutadipar
30. Kec. Dolog Batu Naggar, ibukota di Serbelawan
31. Kec. Tapian Dolog, ibukota di Purba Sari

Kabupaten Simalungun

B. Kabupaten Simalungun Horisan

Kabupaten Simalungun Horisan ini akan beribukota di Girsang Sipangan Bolon (Parapat) dan terdiri dari beberapa kecamatan di tepian Danau Toba. 

1.    Kec. Girsang Sipangan Bolon
2.    Kec. Sidamanik
3.    Kec. Pematang Sidamanik
4.    Kec. Dolog Pardamean
5.    Kec. Haranggaol Horisan
6.    Kec. Purba

C. Kabupaten Simalungun Hataran

Kabupaten Simalungun Hataran ini akan beribukota di Tanah Jawa dan terdiri dari beberapa kecamatan di bagian tenggara yang merupakan bekas kecamatan Tanah Jawa.

1.    Kec. Dolog Panribuan
2.    Kec. Jorlang Hataran
3.    Kec. Tanoh Jawa
4.    Kec. Jawa Maraja Bah Jambi
5.    Kec. Hutabayu Raja
6.    Kec. Bosar Maligas
7.    Kec. Ujung Padang
8.    Kec. Hatonduhan

D. Kabupaten Simalungun Jahei

Kabupaten Simalungun Jahei ini akan beribukota di Bandar (Perdagangan) dan terdiri dari beberapa kecamatan di bagian timur yang merupakan bekas kecamatan Bandar.

1.    Kec. Bandar
2.    Kec. Pematang Bandar
3.    Kec. Bandar Marsilam
4.    Kec. Bandar Huluan
5.    Kec. Gunung Malela
6.    Kec. Gunung Maligas
7.    Kec. Dolog Batu Naggar
8.    Kec. Tapian Dolog


E. Kabupaten Simalungun Induk 

Sementara itu, Kabupaten Simalungun nantinya hanya akan terdiri dari beberapa kecamatan di sekitar ibukotanya yaitu Raya. yang terletak di bagian utara.

1.    Kec. Raya
2.    Kec. Raya Kahean
3.    Kec. Silau Kahean
4.    Kec. Dolog Silau
5.    Kec. Silimakuta
6.    Kec. Pematang Silima Huta
7.    Kec. Panei
8.    Kec. Panombeian Panei
9.    Kec. Siantar

Refference:

Friday, 19 April 2013

Batak Pesisir Natal (English Version)

BATAK PESISIR NATAL PEOPLE
By: Wendy Hutahaean


Batak Pesisir Natal people was a Batak ethnic who live in the west coast of Kabupaten Mandailing Natal. Their culture has a lot of similarities to Batak Pesisir Sibolga which is the combination of Batak, Melayu and Minangkabau culture. It happens because the location where the people live was a busy port for international trade and occupied by people from multicultural backgrouds. Eventhough most people who live there was from Batak Mandailing, they used a new culture called Batak Pesisir Natal hundred years ago.

Traditional Clothes of Batak Pesisir Natal

A. The Land



Pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing yang meliputi beberapa kecamatan, yaitu:
1. Kecamatan Natal
2. Kecamatan Batahan
3. Kecamatan Muara Batang Gadis
4. Kecamatan Lingga Bayu
5. Kecamatan Sinunukan
6. Kecamatan Ranto Baek

Setelah sekian lama terjadi pembauran dari ketiga suku Batak ini, maka datanglah imigran lain yang berasal dari Minangkabau dan Melayu dari pesisir Timur Sumatra, lalu terjadi perkawinan-campur di antara ke 5 suku bangsa ini.  Dari percampuran ke 5 suku bangsa ini lah terbentuk suatu komunitas yang disebut sebagai suku Pesisir Natal. Pada awalnya mereka berbicara menggunakan bahasa Batak, tetapi setelah berabad-abad tercampur dengan budaya Minang dan Melayu, maka akhirnya bahasa merekapun berubah dan berganti menjadi bahasa Pesisir Natal, seperti yang mereka ucapkan sehari-hari saat ini.

Traditional Dance of Batak Pesisir Natal

B. History

Adat dan kebudayaan yang diamalkan oleh suku Batak Pesisir Natal ini, lebih banyak dipengaruh oleh budaya Melayu. Pada awalnya suku Batak Pesisir Natal ini lebih suka kalau disebut sebagai orang Melayu Pesisir saja, tetapi belakangan ini, tidak sedikit dari mereka yang tidak menolak disebut sebagai suku Batak Pesisir Natal. Bahkan belakangan ini sebagian dari masyarakat suku Pesisir Natal ini mulai mencantumkan kembali marga-marga lamanya seperti Pohan, Siregar, Sitompul, Tanjung, Pasaribu dan lain-lain.

Traditional House of Batak Pesisir Natal

C. Marga

Bahasa Pesisir adalah bahasa yang dipergunakan masyarakat Batak Pesisir Natal di Pantai Barat Mandailing Natal, yang menjadi bahasa percakapan dalam pergaulan sehari-hari. Bahasa Pesisir ini agak unik, karena bahasa Pesisir ini adalah hasil gabungan dari 3 bahasa, yaitu dari bahasa Batak Mandailing, Minangkabau dan Melayu. Jadi suku Pesisir Natal ini sebenarnya adalah orang Batak yang berbahasa Melayu. Hal ini mirip seperti masyarakat Batak di Rokan Hulu provinsi Riau atau masyarakat Rao di kabupaten Pasaman Sumatra Barat.

D. Language


Suku Batak Pesisir Natal ini memiliki beberapa kesenian budaya yang cukup populer di kalangan masyarakat di Sumatra Utara, yaitu Dampeng dan Tari Payung. Keberadaan suku Pesisir ini, mungkin belum banyak dikenal oleh masyarakat lain di pulau Jawa atau daerah-daerah lain di luar provinsi Sumatra Utara. Tetapi sebenarnya, suku Pesisir Natal ini telah eksis selama beratus-ratus tahun di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal, dan berdiri sejajar dengan etnis-etnis lain seperti suku Toba, Mandailing, Angkola, Minangkabau dan Melayu.

E. Religion


Kehidupan masyarakat Pesisir Natal pada umumnya adalah sebagai nelayan. Tetapi tidak sedikit yang telah bekerja di sektor pemerintahan dan swasta. Selain itu pada sektor pendidikan juga banyak yang telah berhasil mencapai Universitas. Kehidupan lain yang dijalani oleh masyarakat suku Pesisir Natal ini, adalah sebagai guru, pedagang, wiraswasta dan lain-lain.

Bahasa Batak Pesisir (Pesisir)
, adalah bahasa yang dipergunakan masyakat Pesisir Natal di Pantai Barat Mandailing Natal, yang menjadi bahasa percakapan dalam pergaulan sehari-hari. Bahasa Pesisir ini agak unik, karena bahasa Pesisir ini adalah hasil asimilasi dari 3 bahasa, yaitu dari bahasa Batak Mandailing, Minangkabau dan Melayu.

Kabupaten Mandailing Natal

Kabupaten Mandailing Natal mayoritas dihuni oleh suku Batak Mandailing. Masyarakat Batak Pesisir Natal yang bermukim di Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal saat ini membentuk suatu kabupaten otnom yang terpisah yang bernama Kabupaten Pantai Barat Mandailing. Sehingga masyarakat Batak Pesisir Natal memiliki kabupaten sendiri dan pemerataan pembangunan pun diharapkan dapat dirasakan masyarakat. Ibukota kabupaten baru ini berada di kecamatan Natal.

Ethnic Distribution in Kabupaten Pantai Barat Mandailing

Batak Pesisir Natal Dance - Tari Payung


Batak Pesisir Natal Song - Duo Ranah